18 Maret 2012

H264 Streaming Dengan Lighttpd

Selama ini saya menggunakan file-file yang berformat FLV untuk streaming video LAN. Sayangnya ada beberapa video bagus tapi berformat MP4, nah permasalahannya bagaimana jika ingin menggunakan file berformat MP4. Berikut saya akan share beberapa caranya, seperti biasa saya bertanya ke Google, akhirnya dapet juga trik jitu. Saya menggunakan Lighttpd H264 untuk streaming MP4-nya. Untuk mempercepat produktifitas saya menggunakan ports saja. Install Lighttpd via ports (Cukup dibuild saja).
root:~# cd /usr/ports/www/lighttpd
root:/usr/ports/www/lighttpd# make
Download module versi terakhir:
root:~# fetch http://h264.code-shop.com/download/lighttpd-1.4.18_mod_h264_streaming-2.2.9.tar.gz
root:~# tar zxvf lighttpd-1.4.18_mod_h264_streaming-2.2.9.tar.gz
root:~# cd lighttpd-1.4.18/src/
root:~# cp mod_h264_streaming.c /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp mod_streaming_export.h /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp moov.c /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp moov.h /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp mp4_io.c /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp mp4_io.h /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp mp4_reader.c /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp mp4_reader.h /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp mp4_writer.c /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp mp4_writer.h /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp mp4_process.c /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp mp4_process.h /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp output_bucket.c /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp output_bucket.h /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp output_mp4.c /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
root:~# cp output_mp4.h /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
Tambahkan Makefile.am di /usr/ports/www/lighttpd/work/lighttpd-1.4.30/src/
lib_LTLIBRARIES += mod_h264_streaming.la
mod_h264_streaming_la_SOURCES = mod_h264_streaming.c \
mod_streaming_export.h \
moov.c moov.h \
mp4_io.c mp4_io.h \
mp4_reader.c mp4_reader.h \
mp4_writer.c mp4_writer.h \
mp4_process.c mp4_process.h \
output_bucket.c output_bucket.h \
output_mp4.c output_mp4.h
mod_h264_streaming_la_CFLAGS = $(AM_CFLAGS) -DBUILDING_H264_STREAMING
mod_h264_streaming_la_LDFLAGS = -module -export-dynamic -avoid-version -no-undefined
mod_h264_streaming_la_LIBADD = $(common_libadd)
Lakukan penginstalan Lighttpd
root:/usr/ports/www/lighttpd# make install clean
Edit/tambahkan option yang diperlukan untuk lighttpd.conf
root:~# vim /usr/local/etc/lighttpd/lighttpd.conf
server.modules              = (....................
                              "mod_h264_streaming",
                               ....................
)

# MP4 streaming
h264-streaming.extensions = ( ".mp4" )
Edit dan jalankan startup script
root:~# vim /usr/local/etc/rc.d/lighttpd
Edit : ${lighttpd_enable="NO"} menjadi : ${lighttpd_enable="YES"}
root:~# /usr/local/etc/rc.d/lighttpd start
root:~# ps ax | grep lighttpd
72915  ??  S       0:00.74 /usr/local/sbin/lighttpd -f /usr/local/etc/lighttpd/lighttpd.conf
9444  p0  S+     0:00.00 grep lighttpd

03 Februari 2012

Pembangunan Kuburan Mami

Secara pribadi aku sudah tidak ada budget untuk pembangunan ini, tapi Tuhan tau kondisi keuangan keluarga kami. Puji Tuhan, akhirnya tepat pada waktunya berkat selalu ada meskipun kondisi seperti ini. Kami sekeluarga memutuskan pembangunan kuburan ini sesederhana mungkin. Pada akhir Januari 2012 pembangunan dimulai, ada beberapa foto-fotonya dan konsep tulisan untuk batu nisan (Bongpay).

Konsep Bongpay.


Lambang salib dibikin lebih lebar rationya.


Dingding tanpa besi, ditujukan agar lebih awet (Besi sering karatan kalo sudah tahunan).


Untuk tempat kembang cukup di bagian kaki saja, biar nantinya bekas-bekas bunga tidak merusak pemandangan.


Tampak dari atas.


Tampak dari samping.


Tembok bagian belakang.

02 Februari 2012

Bikin Mirror Update Kaspersky Antivirus

Sering kali kita direpotkan dengan update Kaspersky Antivirus yang cukup makan waktu, ditambah koneksi yang lemot mungkin bikin anda pegel-pegel. Banyak aplikasi yang memudahkan untuk kebutuhan ini, tapi saya mencoba dengan cara lain ( Yang ada di otak saya.baca ) dan terbilang cara ini manual, tapi cukup ampuh dan sederhana. Pertama-tama untuk kebutuhan ini perlu anda siapkan:
  • Webserver local.
  • Scripting.
  • Otomatis update per satuan waktu dengan cron.
Diasumsikan webserver sudah ready ( Saya menggunakan Lighttpd under FreeBSD ), saya coba memonitor path file apa saja yang diperlukan untuk update Kaspersky Antivirus 2011, anda bisa menggunakan bitanalyzer, tcpdump, URLSnooper, Wireshark dsb. Setelah itu saya coba bikin script sederhana:
budsz:~$ mkdir kav ; cd kav
budsz:~/kav$ cat kav.sh
#!/bin/sh
WGETBIN="wget -m -nH -N -R *.html"
BASEURL="ftp://dnl-00.geo.kaspersky.com"
CURDIR="/home/budsz/kav"
cd $CURDIR
for LISTDIR in \
        AutoPatches/kav11 \
        bases/apu \
        bases/av/ark \
        bases/av/emu \
        bases/av/kdb/i386 \
        bases/av/qscan \
        bases/av/wa \
        bases/blst \
        bases/dnscln \
        bases/ids \
        bases/info \
        bases/klifppcfg \
        bases/ksn \
        bases/pdm \
        bases/sco/i386/win \
        bases/ssa \
        bases/sw2 \
        bases/uds \
        bases/upd \
        bases/vlns \
        bases/wmuf \
        diffs/bases/apu \
        diffs/bases/av/emu/i386 \
        diffs/bases/av/kdb/i386 \
        diffs/bases/blst \
        diffs/bases/dnscln \
        diffs/bases/klifppcfg \
        diffs/bases/ksn \
        diffs/bases/pdm \
        diffs/bases/sco/i386/win \
        diffs/bases/uds \
        diffs/bases/wmuf \
        index
do

# Looping untuk downloading
$WGETBIN $BASEURL/$LISTDIR
        echo "----------------------------------"
        echo " Mirroring beres untuk: "$LISTDIR
        echo "----------------------------------"
done

# Hapus file '.listing'
find . -name ".listing" -delete
Script itu diberi nama kav.sh, lalu disimpan di directory kav. Setelah itu dijalankan secara automatic dengan menggunakan cron:
budsz:~$ crontab -l
PATH=/etc:/bin:/sbin:/usr/bin:/usr/sbin:/usr/local/bin:/usr/local/sbin:/root/
SHELL=/bin/sh
MAILTO=""
HOME=/var/log
0      7        *      *      *      /home/budsz/kav/kav.sh > /dev/null
Setiap jam 7.00 melakukan update dengan main server. Biar lebih enak dilihat, anda bisa bikin virtual domain/host di lighttpd.conf:
$HTTP["host"] =~ "av\.example\.net" {
     dir-listing.exclude = ( "favicon.ico" )
     server.document-root = "/home/budsz/kav"
}
Dan A Record atau CNAME di Bind:
budsz:~$ host av.example.net
av.example.net has address 172.16.135.145
Setelah selesai tinggal arahkan setting update server pada Kaspersky Antivirus:
  • Setting.
  • Update Setting.
  • Update Source.
  • Isikan http://av.example.net/ ( Checklist ).
  • Jangan lupa unchecklist Kaspersky Lab Update Server.
Nah, sudah deh beres -;)

15 Januari 2012

PF Dilema Rules

Saya mempunyai PF rules spt ini di /etc/pf.conf:
porthttp = "80"           # HTTP Port
portsquid = "7080"        # Squid Port
ifint0 = "rl0"            # Ethernet ke LAN
rdr pass on $ifint0 proto tcp from 192.168.0.0/24 to any port $porthttp -> $ipproxy port $portsquid
Rules diatas berguna untuk Redirection (RDR)/Transparent Proxy. Lalu saya mempunyai rules spt ini:
ipwebmodem = "{ 10.0.0.1/32, 10.1.0.1/32 }"
block  in     quick on $ifint0 proto tcp from 192.168.0.0/24 to $ipwebmodem port = 80
Hasil: block rules ke 2 tidak akan bekerja alias tidak akan keblock. Jika rules diatas dituker tentu tidak akan bisa karena Statement Order tidak valid. Cara ini bisa diakali dengan menambahkan Exception (Pengecualian) menggunakan table unproxy pada RDR rules, sehingga rules menjadi:
table  { 0.0.0.0/0, !10.0.0.0/30, !10.1.0.0/30 }
porthttp = "80"              # HTTP Port
portsquid = "7080"           # Squid Port
ifint0 = "rl0"               # Ethernet ke LAN

rdr pass on $ifint0 proto tcp from 192.168.0.0/24 to  port $porthttp -> $ipproxy port $portsquid

ipwebmodem = "{ 10.0.0.1/32, 10.1.0.1/32 }"
block in quick on $ifint0 proto tcp from 192.168.0.0/24 to $ipwebmodem port = 80
Terus terang dengan sistem seperti ini lumayan agak repot juga, jika ingin ngeblock site tertentu harus meng-unproxy dulu site tersebut. Lebih fleksible menggunakan IPFW untuk kepentingan spt ini, saya belum menemukan cara yg simple dengan menggunakan PF.

08 Januari 2012

Malas memahami ipfw(8)

Setelah otak atik, bahkan sampe switch untuk redirect packet untuk proxy-squid via packet filter OpenBSD, akhirnya ketemu juga cara yg lebih efesien/efektif, intinya "Terlalu malas untuk memahami man page ipfw(8)" :-(. Berikut salah satu study-casenya:
${fwcmd} add 30 fwd ${ipproxy},${portproxy} tcp from ${ipclproxy} to any dst-port ${porthttp} in via ${ifint0}
${fwcmd} add 52 pipe 2 ip from any to ${ipclient} via ${ifint0}
${fwcmd} add 53 pipe 3 ip from ${ipclient} to any via ${ifint0}
${fwcmd} pipe 2 config bw ${bwcldown} mask dst-ip 0xffffffff
${fwcmd} pipe 3 config bw ${bwclup} mask src-ip 0xffffffff
Kendala dengan ruleset spt diatas adalah traffic control loss artinya traffic yg lewat transparent proxy gak kena limit. Jika saya tuker ruleset diatas menjadi:
${fwcmd} add 52 pipe 2 ip from any to ${ipclient} via ${ifint0}
${fwcmd} add 53 pipe 3 ip from ${ipclient} to any via ${ifint0}
${fwcmd} pipe 2 config bw ${bwcldown} mask dst-ip 0xffffffff
${fwcmd} pipe 3 config bw ${bwclup} mask src-ip 0xffffffff
${fwcmd} add 70 fwd ${ipproxy},${portproxy} tcp from ${ipclproxy} to any dst-port ${porthttp} in via ${ifint0}
Kendalanya adalah traffic yg lewat kena limit tetapi transparent proxynya tidak jalan. Nah, dilematis memang jika running dalam satu masin yang sama. Cara yg ampuh adalah ngeset sysctl variable net.inet.ip.fw.one_pass=0, dengan ini artinya "paket yg masuk melalui dummynet/pipe
akan diterukan ke rule berikutnya.", jadi tetep rule dummynet harus sebelom rule transparent proxy ( Ruleset no 2 ). ( Big Thank To: Ian Smith ).

07 Januari 2012

Sting - Fields Of Gold

Satu lagu yang cukup `dingin` di telinga saya ketika diputar. "Sting - Fields Of Gold", salah satu lagu favourit saya, jaman SMA dapet lagu ini hasil rekaman dari temen alias dibajak :D. Kebetulan iseng-iseng dapet Lyrics-nya:

You'll remember me when the west wind moves upon the fields of barley
You'll forget the sun in his jealous sky as we walk in fields of gold
So she took her love for to gaze awhile upon the fields of barley
In his arms she fell as her hair came down among the fields of gold


Will you stay with me, will you be my love among the fields of barley?
We'll forget the sun in his jealous sky as we lie in fields of gold
See the west wind move like a lover so upon the fields of barley.
Feel her body rise when you kiss her mouth among the fields of gold


I never made promises lightly and there have been some that I've broken
But I swear in the days still left we'll walk in fields of gold
We'll walk in fields of gold


Many years have passed since those summer days among the fields of barley
See the children run as the sun goes down among the fields of gold
You'll remember me when the west wind moves upon the fields of barley
You can tell the sun in his jealous sky when we walked in fields of gold
When we walked in fields of gold, when we walked in fields of gold

06 Januari 2012

PC game VS PS game

Salah satu yang mencolok dalam hal kebiasaan dan hasrat untuk bermain game di Willsz.net - Cyber Internet Station adalah PC game selalu diidentikan dengan PS game, akibatnya request game-game baru di Warnet yang saya kelola selalu berpatokan dengan game yang ada di PS. Itu wajar karena mereka berpengalaman hanya di game PS, sedangkan di game basis PC mereka dalam tahan penyesuaian.

Maka dari itu saya coba mencarikan game-game yang ada di PS agar bisa diimplementasikan di PC, ada beberapa game yang saya hindari menggunakan emulator PS, jadi saya cari saja game yang benar-benar compatible dengan PC.

Diantaranya karena disini populer Winning Eleven, GTA San Andreas, mungkin sementara segitu dulu. Nanti saya tambah lagi biar gak pada bosan :)

05 Januari 2012

DNS dan MRTG

Kalo lagi melamun kadang kebiasaan saya demen monitoring ini itu :-). Sekarang saya coba nambahin DNS request dan successful query. Pertama-tama ada perbedaan generate log stats untuk beberapa versi dari Bind. Disini saya menggunakan versi BIND 9.8.1-P1.
Di named.conf bagian options pastikan ada entry spt ini:
statistics-file "/var/stats/named.stats";
Setelah itu bikin sedikit script sederhana kurang lebih seperti ini:
#!/bin/sh
STATSTMP="/tmp/dnsstats"
STATSFILE="/var/named/var/stats/named.stats"
OLDQ=`grep QUERY $STATSFILE | awk '{print $1}'`
OLDS=`grep successful $STATSFILE | awk '{print $1}'`
rm -f /var/named/var/stats/named.stats
rndc stats
NEWQ=`grep QUERY $STATSFILE | awk '{print $1}'`
NEWS=`grep successful $STATSFILE | awk '{print $1}'`
DIFFQ=$(($NEWQ-$OLDQ))
DIFFS=$(($NEWS-$OLDS))
echo $DIFFQ
echo $DIFFS
Lalu, save file tersebut dan chmod 755. Bikin entry di file CFG MRTG anda kurang lebih spt ini:
Target[dnsstat]: `/usr/local/bin/dnsstat`
Title[dnsstat]: DNS Query/Success Answer
Colours[dnsstat]: DODGERBLUE#1E90FF,BLUE#0000FF,DODGERBLUE#1E90FF,BLUE#0000FF
RouterUptime[dnsstat]: local@localhost
MaxBytes[dnsstat]: 800
AbsMax[dnsstat]: 800
YTics[dnsstat]: 10
PageTop[dnsstat]: DNS Query/Success Answer
YLegend[dnsstat]: Query/Answer
ShortLegend[dnsstat]: Query/5 Min
LegendI[dnsstat]: Query
LegendO[dnsstat]: Answer
Options[dnsstat]: gauge, growright, avgpeak, integer, absolute, pngdate

Silahkan dicoba - Semoga berhasil :)

02 Januari 2012

Hitung packets IPFW untuk TCP/UDP

Dulu pernah terpikir dibenak saya untuk menghitung packet yang lewat IPFW dan seperti biasa hasilnya saya phasing ke MRTG. Tapi kendalanya packet selalu bertambah jumlahnya sesuai dengan output rules dari IPFW; dengan ini grafik yang dihasilnya bersifat naik terus sampe ketika mesin reboot barulah ia kembali ke nol. Jadi, perhitungan rata-rata packet yang masuk/keluar lewat router per-satuan waktu tidak didapatkan alias tidak dinamis. Barulah setelah saya ingat beberapa teknik lama pemograman yaitu dengan variable dummy dengan mencatat packet awal/akhir, lalu dihitung selisihnya per-satuan waktu, hasil grafik terlihat lebih manusiawi :-). Ini adalah satu contoh sederhana scripting yang saya buat:
#!/bin/sh
# TmpFile
TEMPFILE="/tmp/ipfw.tu"
# TCP/UDP grab to file
OLDT1=`ipfw -a list | grep 00300 >  $TEMPFILE`
OLDT2=`ipfw -a list | grep 00301 >> $TEMPFILE`
OLDT3=`ipfw -a list | grep 00302 >> $TEMPFILE`
OLDT4=`ipfw -a list | grep 00303 >> $TEMPFILE`
OLDU1=`ipfw -a list | grep 00400 >> $TEMPFILE`
OLDU2=`ipfw -a list | grep 00401 >> $TEMPFILE`
OLDU3=`ipfw -a list | grep 00402 >> $TEMPFILE`
OLDU4=`ipfw -a list | grep 00403 >> $TEMPFILE`

# Fetch old packets
OLDTI1=`grep 00300 $TEMPFILE | awk '{print $2}'`
OLDTI2=`grep 00301 $TEMPFILE | awk '{print $2}'`
OLDTI3=`grep 00302 $TEMPFILE | awk '{print $2}'`
OLDTI4=`grep 00303 $TEMPFILE | awk '{print $2}'`
OLDTO1=`grep 00300 $TEMPFILE | awk '{print $3}'`
OLDTO2=`grep 00301 $TEMPFILE | awk '{print $3}'`
OLDTO3=`grep 00302 $TEMPFILE | awk '{print $3}'`
OLDTO4=`grep 00303 $TEMPFILE | awk '{print $3}'`
OLDUI1=`grep 00400 $TEMPFILE | awk '{print $2}'`
OLDUI2=`grep 00401 $TEMPFILE | awk '{print $2}'`
OLDUI3=`grep 00402 $TEMPFILE | awk '{print $2}'`
OLDUI4=`grep 00403 $TEMPFILE | awk '{print $2}'`
OLDUO1=`grep 00400 $TEMPFILE | awk '{print $3}'`
OLDUO2=`grep 00401 $TEMPFILE | awk '{print $3}'`
OLDUO3=`grep 00402 $TEMPFILE | awk '{print $3}'`
OLDUO4=`grep 00403 $TEMPFILE | awk '{print $3}'`

# Clean TmpFile
rm -f $TEMPFILE

# Summ TCP old packets
SOLDTIO=$(($OLDTI1+$OLDTI2+$OLDTI3+$OLDTI4 \
+$OLDTO1+$OLDTO2+$OLDTO3+$OLDTO4))

# Summ UDP old packets
SOLDUIO=$(($OLDUI1+$OLDUI2+$OLDUI3+$OLDUI4 \
+$OLDUO1+$OLDUO2+$OLDUO3+$OLDUO4))

# Fetch TCP curr packets
NEWTI1=`ipfw -a list | grep 00300 | awk '{print $2}'`
NEWTI2=`ipfw -a list | grep 00301 | awk '{print $2}'`
NEWTI3=`ipfw -a list | grep 00302 | awk '{print $2}'`
NEWTI4=`ipfw -a list | grep 00303 | awk '{print $2}'`
NEWTO1=`ipfw -a list | grep 00300 | awk '{print $3}'`
NEWTO2=`ipfw -a list | grep 00301 | awk '{print $3}'`
NEWTO3=`ipfw -a list | grep 00302 | awk '{print $3}'`
NEWTO4=`ipfw -a list | grep 00303 | awk '{print $3}'`

# Summ TCP curr packets
SNEWTIO=$(($NEWTI1+$NEWTI2+$NEWTI3+$NEWTI4 \
+$NEWTO1+$NEWTO2+$NEWTO3+$NEWTO4))

# Fetch UDP curr packets
NEWUI1=`ipfw -a list | grep 00400 | awk '{print $2}'`
NEWUI2=`ipfw -a list | grep 00401 | awk '{print $2}'`
NEWUI3=`ipfw -a list | grep 00402 | awk '{print $2}'`
NEWUI4=`ipfw -a list | grep 00403 | awk '{print $2}'`
NEWUO1=`ipfw -a list | grep 00400 | awk '{print $3}'`
NEWUO2=`ipfw -a list | grep 00401 | awk '{print $3}'`
NEWUO3=`ipfw -a list | grep 00402 | awk '{print $3}'`
NEWUO4=`ipfw -a list | grep 00403 | awk '{print $3}'`

# Summ UDP curr packets
SNEWUIO=$(($NEWUI1+$NEWUI2+$NEWUI3+$NEWUI4 \
+$NEWUO1+$NEWUO2+$NEWUO3+$NEWUO4))

# Diff old/curr packets
DIFFTIO=$(($SNEWTIO-$SOLDTIO))
DIFFUIO=$(($SNEWUIO-$SOLDUIO))

# Prob all result
echo $DIFFTIO
echo $DIFFUIO
Selanjutnya hasilnya tinggal ditampilkan ke MRTG atau RRDTool. Dibawah ini saya coba menggunakan MRTG:
Target[ipfw.tu]: `/usr/local/bin/ipfw.tu`
Title[ipfw.tu]: IPFW TCP/UDP Packets Summary
Colours[ipfw.tu]: DODGERBLUE#1E90FF,BLUE#0000FF,DODGERBLUE#1E90FF,BLUE#0000FF
RouterUptime[ipfw.tu]: local@localhost
MaxBytes[ipfw.tu]: 30000
AbsMax[ipfw.tu]: 30000
YTics[ipfw.tu]: 10
PageTop[ipfw.tu]: IPFW TCP/UDP Packets Summary
YLegend[ipfw.tu]: Packets/5 Min
ShortLegend[ipfw.tu]:
LegendI[ipfw.tu]: TCP
LegendO[ipfw.tu]: UDP
Legend1[ipfw.tu]:
Legend2[ipfw.tu]:
Options[ipfw.tu]: gauge, growright, avgpeak, integer, absolute, pngdate


Selamat mencoba :-)

25 Desember 2011

Kebaktian Natal 2011

Di penghujung tahun 2011, seperti tahun sebelumnya selalu diguyur hujan deras. Tapi semua itu bukan halangan yang berarti buat mengikuti kebaktian Natal 2011. Pada kebaktian itu dihadiri wakub Sumedang, dan pembawa Firman Tuhan dari Jakarta. Terima kasih untuk aparat keamanan dari pihak kepolisian yang selalu sigap menjaga jalannya ibadah Natal ini, dan beberapa ormas Islam yang ikut menjaga ketertiban di lingkungan Gereja, dan beberapa anggota dari TNI.

Isi dari ibadah Natal 2011 ini adalah kita sebagai pengikut Kristus tidak hanya sebagai Kristen yang "tahu" saja tapi tidak "taat", lebih baik sedikit "tahu" tapi banyak "taat". Hal ini dijelaskan ketika Yesus menghadapi orang banyak (Orang yang hanya ingin berkat secara manusia), muridNya (Orang yang benar-benar mengikuti Yesus tanpa melihat hal lain).

Setelah penyampaian Firman Tuhan, acara dilanjutkan dengan sambutan Natal 2011 dari wakub, yang menyampaikan beberapa point:
  1. Kita sebagai warga Sumedang harus bisa ikut serta memajukan kota Sumedang.
  2. Harus bisa menjaga kerukunan umat beragama di Sumedang.
Acara selanjutnya pertunjukan dari anak sekolah minggu, dan pembagian sedikit snack untuk jemaat. Acara Natal 2011 cukup sederhana, tetapi meriah tanpa mengurangi arti Natal itu sendiri.

17 November 2011

Debian 6.0 Squeeze

Cukup terkesima setelah sekian tahun tidak install Debian GNU Linux. Terakhir saya menggunakan Debian 2.2 Potato dengan versi kernel 2.0.39 untuk sebuah desktop jadul pas waktu kos di Bandung. Sekarang cukup mencengangkan, karena instalasi begitu mudah, tampilan grafisnya cukup sedap dipadang mata, dan menambah pernak-perniknya pun simple banget.

Saat instalasi Debian 6.0 Squeeze via USB (Karena tidak punya CD-ROM), langsung BIOS diarahkan booting ke USB dan proses instalasi berjalan dengan baik, update source langsung diarahkan ke Mirror terdekat cdn.debian.org. Dengan dukungan:
  • kernel: linux 2.6.32
  • X-server: Xorg R 7.5
  • Desktop ENV: Xfce
  • Instant Messenger: Pidgin
  • X-Console: LXTerminal
  • Mail Client: Icedove
  • Browser: Iceweasel 
Saya sudah cukup untuk melaksanakan sebagian hobby saya :).
budsz@pccl22:~$ uname -a
Linux pccl22 2.6.32-5-686 #1 SMP Thu Nov 3 04:23:54 UTC 2011 i686 GNU/Linux
budsz@pccl22:~$ dmesg | grep Linux | head -n 1
[    0.000000] Linux version 2.6.32-5-686 (Debian 2.6.32-39) (dannf@debian.org) (gcc version 4.3.5 (Debian 4.3.5-4) ) #1 SMP Thu Nov 3 04:23:54 UTC 2011
budsz@pccl22:~$ dmesg | grep AMD
[    0.000000] AMD AuthenticAMD
[    0.000000] RAMDISK: 17624000 - 180339d7
[    0.000000]   #4 [0017624000 - 00180339d7]          RAMDISK ==> [0017624000 - 00180339d7]
[    0.004237] Performance Events: AMD PMU driver.
[    0.070726] CPU0: AMD Sempron(tm) Processor 2800+ stepping 02

07 November 2011

Ethernet Dual Port

Karena beberapa kepentingan untuk penambahan bandwidth dikarenakan Telkom di Sumedang maksimum cuma 1 Mbps saja (`Katanya`) jadi diperlukan mesin sbg router untuk load balancing outgoing. Saat ini memang sudah running hampir 1 tahun lebih dengan sistem spt ini, tp kendala lain harus cari motherboard yang slot PCInya lebih dari 4 slots untuk backup, mengingat motherboard dengan slot PCInya banyak itu pada jadul semua.

Alternatif untuk permasalah ini adalah:
1. Menggunakan Switch Manageable dengan VLAN.
2. Menggunakan Ethernet X Ports UTP.
3. Motherboard dengan slot PCI minimal 4.

Tidak ada solusi yang murah :).

31 Oktober 2011

Wget -c

Saya kebingungan setelah mencoba memirror beberapa file dengan wget menggunakan option -c
"-c
--continue
Continue getting a partially-downloaded file. This is useful when you want to finish up a download started by a previous instance of Wget, or by another program."
Menyebabkan memory leak. Padahal sebelomnya saya sampe clean semua ports, src-tree tapi tetep saja masalah ini timbul. Opsi -c bermasalah ketika memirror file-file size 50 MB, setelah saya hapus -c akhirnya wget bisa berjalan normal.

20 September 2011

Cara membersihkan Virus, Worm, Malware, Trojan dsb

Sering kali kita dibikin repot dengan Virus, Worm, Trojan Horse, Spyware dsb. Apalagi pengelolaan komputer yang cukup banyak ditambah gak ada yang bantuin, tentunya bikin cape :D. Ada beberapa cara konvensional yaitu dengan memasang Anti Virus di komputer, tetapi terkadang kalo ada Malware yang lolos, karena lupa update Virus Definition, atau Anti Virus itu sendiri mati dikill Virus nah, ini bikin repot juga. Ditambah proses infeksinya broadcast lewat LAN, wah... makin makyus saja :).

Jika kita gunakan USB Drive yang sudah diinject Anti Virus, kadang cara ini juga konyol juga, ujung-ujungnya malah USB Anti Virus kita terinfect juga. Discan lewat LAN, kadang memakan waktu lama dan hasilnya kurang akurat (Adanya file system/beratribut yang tidak bisa diakses via LAN).

Cara yang lebih efektif dan efesien adalah dengan menggunakan Diskboot. Kenapa?, karena kita sama sekali tidak menggunakan system yang terinfeksi, dan carilah Diskboot yang running Linux untuk meminimalkan resiko terinfeksi juga. Rata-rata perusahaan Anti Virus telah menyediakan kebutuhan ini, katakanlah Kaspersky Lab dengan Diskbootnya.  Kita tinggal burning ke CDROM atau USB Drive.

Saya pilih lewat USB Drive karena tidak semua komputer ada CDROM-nya, disamping itu menggunakan USB Drive lebih praktis meskipun transfer-ratenya tidak secepat CDROM. Kaspersky Lab menyediakan untuk keperluan mewrite dengan tool rescue2usb.exe, tetapi cara ini kadang tidak disupport sepenuhnya dengan versi BIOS tertentu. Saya lebih suka menggunakan Rufus sejauh ini tidak ada masalah dengan versi BIOS yang ada.

Ada juga vendor Anti Virus sudah menyediakan utility untuk create USB Drive otomatis, misalnya Avast Anti Virus. Ini cara yang paling mudah untuk bikin USB Drive bootable. Kelemahannya anda harus install terlebih dahulu Avast Anti Virusnya yang barang tentu cukup menghabiskan waktu anda. Tapi jika anda berminat atau memang Avast Anti Virus sudah terinstall di komputer anda, anda bisa mengikuti tutorial di link berikut ini.

Saya akan coba bahas langkah-langkahnya menggunakan Anti Virus yang Rescue Disknya sudah disediakan oleh vendor.

1. Siapkan USB Drivenya, dengan space 2 GB saja sudah cukup.
2. Download Anti Virus bootable, silahkan pilih saja. Penulis pake Kaspersky (masalah selera saja) :-).
3. Download Rufus untuk menulis ke USB Drive anda.
  • Browse file ISO Anti Virus Bootable-nya.
  • Arahkan destinasi penulisan ke USB Drive.
  • Start (Tunggu sampe beres).
4. Booting dan setting BIOS.
  • Booting arahkan ke USB Drive yang sudah dibikin tadi. 
  • Booting Mode gunakan Legacy saja agar compatible.
5. Update dahulu Virus Definition sebelom scanning dan lakukan scanning pada drive computer anda.

09 September 2011

Heatsinks Processor

Kesulitan mencari heatsinks untuk processor Intel(R) Celeron(R) CPU 2.13GHz (2130.56-MHz 686-class CPU) susahnya minta ampun. Susahnya Fan merangkap jadi dudukan penjepit antara heatsinks, processor, dan motherboard, jadi tidak bisa diakali dengan Fan biasa. Mungkin bisa dijelaskan dng gambar:

Mungkin ada yg tau yg jualan heatsinks tipe ini. Terlebih yg terima order dari luar kota :)

25 Agustus 2011

Genre FPS paling banyak diminati

Setelah kurang lebih satu minggu uji coba game online, ternyata gamer di warnetku kebanyakan gemar bermain game berbasis FPS, mungkin karena simple dan tidak terlalu memakan waktu (Beres 1 babak ya sudah). Dan tidak terlalu banyak mikir seperti halnya game genre lainnya. Sekarang lagi ekspansi dulu untuk menambah market sebelom saya "suntik" lagi dengan game-game FPS lainnya :)

19 Agustus 2011

Game Online

Setelah beberapa bulan menunggu akhirnya saya memutuskan untuk mengalihkan beberapa komputer yang dipakai internet browsing ke layanan game online. Jumlahnya tidak banyak cuma 7 unit saja, tapi lebih baik begitu daripada dirusak orang-orang tidak bertanggung jawab. Game yang di install standar saja yang ada dilingkungan IIX/OpenIXP saja, karena memang kualitas jaringan dari sisi provider kami juga tidak disarankan untuk menjalankan game-game yang sensitif terhadap latency/delay.

20 Juli 2011

Banyak kegiatan anarki di warnet

Akhir-akhir ini entah kenapa user-user di warnet willsz.net terutama yang bermain zynga poker sudah benar-benar keterlaluan. Mereka melalukan pengrusakan monitor LCD 2 unit, keyboard/mouse, belom pada ngutang. Saya gak abis pikir, kenapa bisa demikian. Belom dari tata sopan santun di tempat umun sudah tidak ada, mereka gaduh/sangat berisik mengganggu ketentraman user lain dengan cara memukul-mukul meja atau dinding bilik, berteriak-teriak seakan-akan dirumah sendiri, meludah sembarangan, kecing di botol aqua dan disimpen di bilik, minum-minum di bilik serasa warnet sendiri saja.

Jadi ada pertanyaan apakah mereka pernah bersekolah, atau dididik oleh orang tuanya? Susah emang berurusan sama orang² "Sampah" Dunno deh..  

06 Juni 2011

Service Name Speedy

Setelah beberapa hari koneksi Speedy down dengan indikasi lampu internet mati juga. Saya sempat komplain kesana-kesini namun orang Speedy-nya pun kebingungan sendiri - Setelah gangguan masal pada hari kamis jam 18.00, modem tidak bisa dial lagi ke DSLAM. Malah permasalahan ini saling lempar antara teknisi di kota kami dengan pusat. Dan saya dapat kabar bahwa orang Speedy dari pusat bakal datang ke tempat saya. Dan pada hari senin memang ada kunjungan teknis tersebut, teknisi ini login ke DSLAM mengecek signal dan ternyata signal OK (Karena memang status ADSL kami tidak bermasalah), dan ketika tombol update profile di DSLAM ditekan masih juga lampu internet mati.

Seketika teknisi tersebut mereset modem kami, dan menyeting ulang dengan parameter sama, alhasil lampu internet nyala kembali. Saya binggung apanya yang salah dengan setting modem ini, padahal setting ini udah saya gunakan ampir 2 tahun-an dan tidak ada masalah apa-apa. Setelah saya test satu persatu parameter di modem ini ternyata ketauan gara-gara  
"Service Name di isi sembarang" (Tadinya biar tidak binggung karena disini ada 3 line/3 modem juga)
Yang jadi pertanyaan kenapa gara-gara ini lampu internet jadi mati (Mungkin koneksi direject)?. Tidak ada penjelasan umum tentang hal ini.

17 April 2011

Semasa sakit ibu tercinta.

Tak terasa setelah kepulangan ibu dari rumah sakit Borromeus Bandung pada tanggal 27 Pebruari 2011, kami & sekeluarga memutuskan merawat ibu dirumah saja. Mengingat beban penyakit yang ibu kami derita sudah sangat berat, dan keterbatasan finansial. Ya, mulai tanggal 28 Pebruari kami sekeluarga sepakat merawat dengan perlengkapan seadanya.

Dari hari ke hari kadang merasa kami tidak mampu dan secara mental kadang ada letupan emosional. Tapi untunglah PKS dari gereja kami secara rutin menyegarkan kondisi kami sekeluarga, berupa kegiatan doa, baca firman, atau sekedar sharing dan saling menguatkan iman kami.

Kesehatan ibu kami dari hari ke hari makin memburuk, karena infeksi dari tulang belakangnya yang makin meluas, kami berusaha sekedar memanggil dokter ke rumah, dan obat-obatan seadanya. Karena ibu kami sudah tidak bisa bangun bahkan untuk mengerakan kaki pun sudah tidak bisa, belom ditambah kondisi penyakit menahun Asma-nya. Untuk makan pun paling bisa bubur saring, atau kue yg dilarutkan dengan susu hangat dan itu pun cuma beberapa sendok saja setiap kali makannya.

Ibu kami bertahan karena ada bantuan oksigen yang terus menerus masuk lewat hidungnya. Dirawat dan diawasi 24 jam sehari. Lawatan sanak sodara, atau sekedar saling memotifasi itulah yang mungkin membuat ibu kami masih bisa bertahan. Dan kami pun sering berdiskusi mengenai ini bersama keluarga dan kerabat dekat. Dan memang semua sudah angkat tangan, no idea, no power dan pasrah/berserah sepenuhnya kepada Tuhan.

Memasuki bulan April 2011, kondisi ibu kami sudah jarang sadar. Daya ingat sudah pudar, lidah membengkak, jangankan untuk makan untuk bicara saja sudah tidak bisa, hanya bahasa isyarat sebagai alat komunikasi dengan keluarga. Seperti inilah kondisi satu minggu sebelom ibu kami meninggal dunia.

Dan kita sebagai keluarga cuma bisa menangis, meratapi, dan berdoa kepada Tuhan. Memang inilah waktu yang telah ditentukan Tuhan, dan inilah kehendakNya yang Agung.