09 Desember 2009

Jagung rebus ala kampung

Semasa kecil saya seneng jajanan tradisional, karena mungkin waktu saya kecil dibesarkan di kota kecil, jadi ya nemunya jajanan spt ini. Ketika musim penghujan datang biasanya ada mang² dateng tawarin jagung rebus ditanggung "Barade jagong...panas keneh yeuh... (Dengan logat Sunda yang kental)" . Nah kemaren kebetulan saya liat kontan saja saya beli dng harga Rp 1.000/biji. Jagungnya amat manis dan enak banget, mana gede-gede lagi hehe....

Mungkin cara penyajiannya yang unik, ditanggung menggunakan karung plastik (Tapi koq tetep panas padahal cuaca ujan dan tanpa pemanas) tapi koq tetep panas :). Kalo bolak-balik ke rumah rasanya gak mungkin deh... ini mang² kan dateng jauh² dari pelosok desa. Berbeda dng jagung rebus ala lembang yg kebanyakan emang dijual sambil dipanasin.

Cuma sayangnya si mang gak jual jagung bakarnya, coba kl ada mungkin tambah "heran" lagi saya :D.

08 November 2009

Cara Mengetes Kesehatan Rambut

Ada satu cara mudah untuk mengetes tingkat kesehatan rambut Anda. Yang Anda perlukan hanyalah tepung terigu atau paperclip. Selipkan paperclip di sela-sela rambut, jika bisa meluncur dengan lancar, rambut Anda sehat. Sebaliknya jika tersendat-sendat, berarti ada masalah dengan rambut Anda.Untuk pengujian dengan tepung: Ambil satu helai rambut Anda, masukkan ke dalam tepung, lalu angkat. Jika tepung dengan mudah lepas kembali, berarti rambut Anda sehat. Tapi jika masih ada tepung yang menempel, menandakan bahwa di tempat yang ditempeli tepung kutikula rambut telah mengalami friksi (rusak).

Memang ada alat yang lebih canggih untuk mengetahui tingkat kesehatan rambut, yaitu Sonic Comb Scan, temuan Pantene Pro-V. Dengan alat ini kondisi rambut dapat dideteksi lebih tepat lagi, bagian mana yang rusaknya paling parah. Yang dikatakan rambut tidak sehat adalah rambut yang rapuh (mudah patah), bercabang, kering, kusam, dan susah diatur.

Lalu bagaimana mengatasinya? “Mudah sekali,” kata Rudy Hadisuwarno, pakar tata rambut kita, pada acara Media Gathering di Jakarta Selasa lalu, yang juga dihadiri sejumlah artis ibukota. “Cukup dengan memakai kondisioner secara teratur setiap habis keramas,” tambahnya. Masak sih? Mungkin Anda bertanya tidak percaya. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kondisioner yang bagus bisa melindungi rambut dari kerusakan, bahkan mengembalikan kesehatan rambut yang sudah terlanjur rusak.

Lalu bagaimanakah kondisioner yang bagus itu? Marilyn Sherlock, trichologist (ahli kulit kepala dan rambut) dari Inggris mengatakan kondosioner yang baik adalah kondisioner yang pelembab untuk menjaga kelenturan atau elastisitas rambut. Selain itu juga mengandung asam, sehingga dapat mencegah terangkatnya kutikula rambut oleh bahan kimia bersifat alkalin yang sering terdapat di dalam sampo dan air ledeng. Kandungan lain yang harus ada adalah minyak dan pelindung sinar ultra violet (UV) dari matahari.

04 November 2009

Es Serut Kelapa + Tape

Jadi inget dimasa kecil dulu di Sumedang, sering jajan Es Serut Kelapa pake tape. Ya kebetulan sekali pas ada yg lewat dan kayaknya pedagangnya juga masih tetep sama ketika saya masih kecil. Amazing, "berarti itu si bapak umur berapa sekarang dan kelihatannya badannya masih bugar dan sehat". Harganya termasuk murah hanya Rp 1000, tapi lumayan bikin segar.

Di Bandung saya belom pernah menjumpai es serut kelapa ini, biasanya saya jumpai di Sumedang. Ya si bapak ini bertahan hidup dari himpitan susahnya ekonomi jaman sekarang. Salah satu jajanan tradisional yang masih bertahan hidup. "Gusti mah welas asih, jeung rejeki mah moal pahili".

16 Oktober 2009

Susu murni kebon kelapa

Jadi inget pas lagi kecil, aku disering dibawa si papah buat minum susu murni di daerah kebon kelapa Bandung. Ingat persis ketika waktu itu susu murni dihidangkan dalam kondisi dingin dicampur dengan gula sirop berwarna merah. Segar rasanya di tenggorokan dan tentunya sangat membantu menyehatkan paru-paru dan pencernaan.

Tahun 1986-an, saya ingat persis ruangan/tempat si tukang susu ini seadanya toh emang masih kategori pedagang kaki lima, tp sekarang setelah sekian puluh tahun saya berkunjung ke tempat yang sama, tempat ini telah mengalami kemajuan yg cukup pesat. Rentetan meja ditambah menu hidangan sejenis kue ikut menyemarakan di tempat ini.

Setelah saya tanya ke si mamah, memang dia punya memori juga dng tempat ini ketika masa-masa pacaran dulu. "Dulu pas pulang kerja/ngapel si papah sering ngajak minum susu disini" ujar si mamah. Kalo ke Bandung mampir lagi ah ke sini...ironis banget kl sengaja beli susu murni di Sumedang malah males sptnya sikonnya kurang mendukung yah :)

25 September 2009

Blank page di Facebook

Ada permasalah baru ketika user di warnetku membuka domain *.facebook.com dengan metode transparent proxy (Squid) selalu "blank page" dengen menggunakan browser Firefox. Saya coba dengan Internet Explorer juga demikian, masih penasaran saya coba dengan Opera malah keluar kode-kode gak jelas, mungkin sejenis Java Script atau CSS? *Dunno deh...*

Dari temen diinformasikan sound like DNS Issue mengingat Speedy Telkom menggunakan CDN. Tapi setelah saya coba dng menggunakan DNS non local permasalah masih tetep ada. Sebelom itu saya coba untuk otak-atik configurasi Squid, load balance dsb tp tetep nihil tidak menemukan clue untuk kasus ini.

Kasus ini hanya untuk domain *.facebook.com. Maka dari itu; terpaksa untuk *.facebook.com tidak di cache. Ini mungkin bukan solusi...yah daripada user bete mesti ngerefresh saja ;).

05 Juli 2009

Pembatasan bandwidth static lebih pasti!

Setelah sekian lama menggunakan dinamic queue ternyata permasalah klasik tetep ada yaitu: Jika ada user menggunakan download accelerator spt Free Internet Download Manager, Flashget dsb, user laen tetep ketarik jatah bandwidthnya.

Jadi mau tidak mau saya mesti mengakali menggunakan scripting, dan paduan static limiter. Dan hasilnya cukup memuaskan mestipun tidak terlalu sempurna pada layer application. Idenya adalah mengecek jumlah host yg online dan memodif rule di limiter bandwidth per satuan waktu.

Alhasil hasil kerja ini cukup puas :-)

28 Mei 2009

Analisa traffic di warnet

Setelah running nyaris 1 minggu saya simpulkan bahwa user di warnetku irit menggunakan fasilitas. Semua org nyaris menggunakan Friendster dan Facebook, no IM, no IRC, no download, no aneh²... Ya irit program juga irit tenaga ;).

NUMACCESSED SITE CONNECTBYTES TIME
1images.friendster.com 114.43K233.78M4:56:19
2profile.ak.facebook.com 47.09K149.20M7:04:26
3www.facebook.com 34.10K191.10M30:59:58
4photos.friendster.com 34.01K289.65M7:16:50

Friendster masih urutan no 1, diikuti Facebook :).

19 Maret 2009

Guns N' Roses - Patience

Pertama-tama denger lagu Guns N' Roses lewat kaset seharga Rp 5.000, ketika saya duduk di bangku SMPN kelas 1.  Saya membeli kaset kompilasi lagu-lagu hit pada waktu itu dengan tujuan ngirit :-). Side A di kaset itu adalah lagu Guns N' Roses yang berjudul "Patience". Berikut liriknya:

One, two, one, two, three, four (whistle)
Shed a tear 'cause I'm missin' you
I'm still alright to smile
Girl, I think bout you every day now
Was a time when I wasn't sure
But you set my mind at ease
There is no doubt you're in my heart now
Said woman take it slow, and it'll work itself out fine


All we need is just a little patience
Said sugar take it slow and we'll come together fine
All we need is just a little patience
(patience)
Mmmm, yeah

I sit here on the stairs
'Cause I'd rather be alone
If I can't have you right now I'll wait dear
Sometimes I get so tense but I can't speed up the time
But you know love there's one more thing to consider

Said woman take it slow and it'll work itself out fine
You and I'll just use a little patience
Said sugar take the time cause the lights are shining bright
You and I've got what it takes to make it
We won't fake it, I'll never break it
'Cause I can't take it

(whistle)
Little patience, mmm yeah, mm yeah
Need a little patience, yeah
Just a little patience, yeah
Some more patience, yeah
Could use some patience, yeah
Gotta have some patience, yeah
All it takes is patience
Just a little patience
Is all you need (background vocals)

I've been walking the streets at night
Just trying to get it right
Its hard to see with so many around
You know I don't like being stuck in the crowd
And the streets don't change
But maybe the names
I ain't got time for the game cause I need you
Yeah, yeah, yeah, 'cause I need you
Ooo I need you, whoa I need you
Ooooh, all this time
(ah)

15 Februari 2009

VPN di FreeBSD

Karena berbagai alasan yg mendesak dan sekedar penasaran untuk membikin anonymous network, maka saya putuskan untuk mencoba VPN client di router FreeBSD ini. Pertama aplikasi yang saya gunakan masih saya telaah dulu diantaranya pptpclient-1.7.1, mpd/mpd4/mpd5, OpenVPN.

Saya analisa sendiri pptpclient-1.7.1 lebih ke arah Linux-Style shg saya simpulkan setelah running seharian kurang stabil di FreeBSD, untuk OpenVPN saya belom sempat coba, untuk mpd saya coba mulai dari mpd/mpd4/mpd5 dan kelihatnya mpd ini lebih BSD-Style.

Setelah 2 hari saya mencoba ternyata saya memilih mpd dengan pertimbangan:
  1. Lebih BSD-Style karena pihak pengembang juga dari FreeBSD Project Team.
  2. Custom configurasi lebih teratur dan lebih banyak options dukungan yg lengkap.
  3. Lebih stabil running di FreeBSD.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Install mpd dari port:
# cd /usr/port/net/mpd/
# make extract
# cd /usr/port/net/mpd/work/mpd-3.18/src/
# vim iface.c
/* Add loopback route */
ExecCmd(LG_IFACE, "%s add %s -iface lo0", PATH_ROUTE, inet_ntoa(iface->self_addr));
if (Enabled(&iface->options, IFACE_CONF_RADIUSROUTE)) {
      for (i=0; (i < bund->radius.n_routes) && (bund->iface.n_routes < IFACE_MAX_ROUTES); i++) {
        memcpy(&(iface->routes[iface->n_routes++]), &(bund->radius.routes[i]), sizeof(struct ifaceroute));
      };
   Log(LG_IFACE, ("[%s] IFACE: using %d RADIUS routes", bund->name, bund->radius.n_routes));
}
Dan:
/* Delete loopback route */
ExecCmd(LG_IFACE, "%s delete %s -iface lo0",
PATH_ROUTE, inet_ntoa(iface->self_addr));
Kasih block komentar untuk coding itu, untuk menghapus routing ke loopback interface (lo0) lalu save.
# make install clean
2. Konfigurasi mpd.conf & mpd.links:
# cat /usr/local/etc/mpd/mpd.conf
default:
      load vpn01
vpn01:
      new -i ng0 vpn01 vpn01
      set bundle authname ******
      set bundle password ******
      set bundle disable multilink

      set iface idle 0
      set iface enable tcpmssfix
      set iface disable on-demand

      set ipcp no vjcomp
      set ipcp ranges 0.0.0.0/0 0.0.0.0/0

      set link no pap acfcomp protocomp
      set link disable chap
      set link accept chap
      set link keep-alive 30 10
      set link ident mpd
      set link mtu 1460
      set link max-redial 0
      open
# cat /usr/local/etc/mpd/mpd.links
vpn01:
      set link type pptp
      set pptp mode active
      set pptp enable originate outcall
      set pptp disable incoming
      set pptp peer IP_REMOTE_VPN
3. Testing jalanin mpd daemon & log file:
# rehash
# mpd
# fgrep -A1 mpd /etc/syslog.conf 
!mpd
*.*                         /var/log/ppp.log
# fgrep ppp /etc/newsyslog.conf
/var/log/ppp.log        root:network    640  3     500  *     JC
# kill -HUP `cat /var/run/syslog.pid`
Sunting file² diatas, dan restart syslog daemon.
# tail /var/log/ppp.log
Feb 15 09:00:33 router mpd:  IPADDR 12.12.13.78
Feb 15 09:00:33 router mpd: [vpn01] IPCP: rec'd Configure Ack #3 link 0 (Ack-Sent)
Feb 15 09:00:33 router mpd:  IPADDR 12.12.13.78
Feb 15 09:00:33 router mpd: [vpn01] IPCP: state change Ack-Sent --> Opened
Feb 15 09:00:33 router mpd: [vpn01] IPCP: LayerUp
Feb 15 09:00:33 router mpd:  12.12.13.78 -> 10.0.0.1
Feb 15 09:00:33 router mpd: [vpn01] IFACE: Up event
Feb 15 09:00:33 router mpd: [vpn01] setting interface ng0 MTU to 1400 bytes
Feb 15 09:00:33 router mpd: [vpn01] exec: /sbin/ifconfig ng0 12.12.13.78 10.0.0.1 netmask 0xffffffff -link0
Feb 15 09:00:33 router mpd: [vpn01] IFACE: Up event
# ifconfig ng0
ng0: flags=88d1 metric 0 mtu 1400
     inet 12.12.13.78 --> 10.0.0.1 netmask 0xffffffff
4. Pastikan protocol gre(4) di allow di firewall:
# grep GRE /etc/protocols
gre     47      GRE             # Generic Routing Encapsulation
# grep gre /etc/rc.firewall
${fwcmd} add 400 allow gre from any to any
# grep gre /etc/ipf.rules
pass  in        quick proto gre from any to any
pass  out       quick proto gre from any to any
5. Bikin auto script untuk start/restart/stop daemon mpd:
# cat mpd.sh
#!/bin/sh
   case "$1" in
     start)
        /usr/local/sbin/mpd -b -p /var/run/mpd.pid
        echo 'Starting VPN...'
     ;;
     stop)
        /usr/local/sbin/mpd -k `cat /var/run/mpd.pid` > /dev/null
        echo 'Shuting down VPN...'
     ;;
     restart)
        /usr/local/sbin/mpd -k `cat /var/run/mpd.pid` > /dev/null
        /usr/local/sbin/mpd -b -p /var/run/mpd.pid
        echo 'Restarting VPN...'
     ;;
     *)
        echo "Gunakan keyword: `basename $0` {start|stop|restart}" >&2
        ;;
   esac
exit 0

23 Januari 2009

FreeBSD 7.1-RELEASE & ARP

Iseng² karena sibuk sama kerjaan, saya gak sempet mantau Press Release FreeBSD. Setelah saya coba liat² ada feature menarik dibagian Network Protocols yaitu:
The arp(8) utility now supports reject and blackhole keywords. In the entry marked as reject, traffic to the host will be discarded and the sender will be notified the host is unreachable. In the entry marked as blackhole, traffic is discarded but the sender is not notified.
Cukup bagus feature ini saya pikir. Sayang disini gak pake router :(. Tapi nanti pasti saya coba deh :)