Kebiasaan begadang depan komputer, IM, IRC, nge-FB, ngoprek, sambil denger lagu blues era tahun 70-an sepertinya sulit untuk dihilangkan. Ketika saya masih tinggal di Bandung kadang perut ini sulit untuk diajak kompromi ditambah suasana udara yg dingin tentunya membikin perut "noise", cukup mengganggu. Tp gampang² saja obatnya, yaitu "ceu Emar", ya nama "ceu Emar" tentu tidak asing untuk kalangan komunitas di malam hari.
Mungkin kebiasaan ini telah mendarah daging sejak tahun 2000-an sampe saat ini. Di Sumedang, saat kerja di tengah malam ke arah pagi saya kenal juga tandingan "ceu Emar" ini, cuma disini dikenal dengan nama "Ma Icih", menu kurang lebih sama saja.
Menu tradisional yg cocok dng lidah rakyat, harga yang murah meriah setidaknya membuat mereka masih bisa bertahan.
23 Juni 2009
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar